Social Items

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Direktorat Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Indra Exploitasia, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK Djati Witjaksono Hadi dan Direktur Pencegahan dan Perlindungan Hutan (PPH) Sustyo Iriyono mengharapkan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kicau Mania Indonesia tidak resah dengan ditetapkannya Peraturan Menteri (Permen) LHK nomor 20 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.


Kekhawatiran masyarakat penangkar burung berkicau, pengusaha pakan burung berkicau, pengusaha sangkar burung berkicau dan penyelenggara lomba burung berkicau timbul karena belum ada kejelasan pelaksanaannya di lapangan dan belum adanya ketentuan peralihan dengan ditetapkannya Permen LHK nomor 20 tahun 2018, sehingga para ekspedisi/angkutan dan petugas karantina tidak mau melayani pengiriman burung berkicau hasil penangkarannya.

Di samping itu akan membuat para penangkar dan pedagang burung berkicau kehilangan pekerjaan karena tidak adanya pembeli burung berkicau. Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Forum Kicau Mania Indonesia (FKMI) dari berbagai provinsi yang datang di Kementerian LHK untuk menyampaikan aspirasinya dengan dipimpin Koordinator Boy AG, Dhika Firdian dan Chris Murdoch.

Direktur Jenderal KSDAE Wiratno pada saat media briefing (7/8/2018) telah menyampaikan kepada masyarakat dan media bahwa "Permen no. 20 Tahun 2018 Menteri LHK tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, tidak berlaku surut". "Jadi tidak benar yang sedang memelihara atau menangkar burung seperti Murai Batu, Jalak Suren, Cucak Ijo, Anis Kembang dan lain-lain akan dipidana," katanya.

Melalui Permen LHK 20 tahun 2018, justru pemerintah dalam hal ini KLHK, ingin agar satwa tersebut terjaga kelestariannya. Karena berdasarkan kajian dan rekomendasi LIPI sebagai pemegang Otoritas Keilmuan (Scientific Authority), jenis-jenis burung yang baru dimasukkan dalam Permen tersebut sudah menjadi langka atau sulit ditemui di alam, karena banyaknya perburuan dan atau rusaknya habitat alaminya.

Perwakilan Forum Kicau Mania menyampaikan keberatan atas diterbitkannya Permen nomor P.20 Tahun 2018, dan meminta Permen LHK tersebut dibatalkan atau setidaknya empat jenis burung seperti Murai Batu, Anis Kembang, Cucak Ijo dan Jalak Suren dikeluarkan dari jenis dilindungi, karena dengan diberlakukannya Permen tersebut, maka KLHK tidak berpihak kepada masyarakat kecil yang memulai menangkarkan burung-burung tersebut.

Untuk mengantisipasi kekhawatiran FKMI, pada tanggal 10 Agustus 2018 Direktur Jenderal KSDAE telah menerbitkan Surat Edaran (SE) No.9/KSDAE/SET/KUM.1/8/2108 yang memerintahkan kepada Kepala Balai Besar/ Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) untuk:
(1) Mengaktifkan call center untuk menerima pengaduan, merespons, mensosialisasikan, membina, dan melakukan pendampingan kepada seluruh elemen masyarakat terkait terbitnya Permen LHK nomor 20 tahun 2018.
(2) Membentuk posko dan menetapkan petugas untuk melakukan penerimaan laporan masyarakat yang menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan jenis tumbuhan dan satwa yang semula tidak dilindungi menjadi dilindungi berdasarkan Permen LHK nomor 20 tahun 2018.
(3) Memberikan kemudahan dalam proses pendataan dan penandaan, dengan tidak memungut biaya apapun dan memberikan pelayanan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS-DN) bagi setiap orang yang telah melakukan pelaporan, pendataan dan penandaan tumbuhan dan satwa
termasuk jenis burung berkicau yang dimilki, dipelihara, disimpan, diperniagakan sebelum berlakunya Permen LHK nomor 20 tahun 2018 baik untuk kepentingan bawaan pribadi, cindera mata, dan atau lomba/kontes burung.
(4) Melakukan pencermatan komprehensif terhadap daftar jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi sebagaimana diatur dalam lampiran Permen LHK nomor 20 tahun 2018.
(5) Khusus jenis burung berkicau diminta kepada Saudara untuk:
a) Bersama mitra melakukan pencermatan dan memberikan masukan pada draft Perdirjen KSDAE tentang Penyelenggaraan Kontes dan/ atau Lomba Burung Berkicau;
b) Mengimbau kepada masyarakat untuk bergabung dalam perkumpulan/organisasi resmi terkait burung berkicau guna kemudahan dalam proses pendataan dan penandaan serta pengawasan.

Setelah disampaikan SE kepada seluruh perwakilan dan dijelaskan butir-butir pentingnya, Boy menanyakan kepada perwakilan FKMI, "Apakah dengan SE tersebut saudara-saudara dapat memahami pengaturan tersebut?" dan perwakilan FKMI menyampaikan "paham terhadap pengaturan tersebut dan siap untuk mendukung pelaksanaannya".
Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan apabila ada oknum petugas yang tidak sesuai ketentuan pada proses pendataan dan penandaan oleh Balai Besar/Balai KSDA setempat dengan alamat dan call center yang menjadi lampiran SE tersebut.

Sejalan dengan SE tersebut Direktur Jenderal KSDAE telah menegaskan bahwa dalam proses pendataan dan penandaan tidak dipungut biaya. "Saya tegaskan, bahwa semua prosesnya gratis. Dijamin tidak akan dipersulit, justru kita akan membantu memudahkan, karena kita butuh data valid,'' kata Wiratno.

Pada akhir pertemuan FKMI telah menyerahkan nota keberatan dan sebagian besar daftar nama, alamat penangkar burung berkicau yang telah dilaksanakan oleh FKMI.

Forum Kicau Mania Memahami Keputusan KLHK

Timnas Indonesia mencatat sejarah dengan menjuarai Piala AFF (ASEAN Football Federation) U-16 untuk kali pertama. Anak asuh Fakhri Husaini memenangkan edisi 2018 usai mengalahkan Thailand 4-3 (1-1) melalui adu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Pemain pengganti Fajar Fathur membawa Timnas Indonesia memimpin di menit ke-33. Sementara Thailand menyamakan kedudukan lewat Apidet Janngam ('72).
 Pada adu penalti, kiper Ernando Ari kemudian menjadi pahlawan dengan mementahkan eksekusi Apidet Janngam dan Pongsakorn Innet.

Sementara empat algojo Indonesia, yakni Sutan Zico, Bagus Kahfi, Rendy Juliansyah, dan David Maulana mampu menunaikan tugas.

Capaian terbaik Timnas Indonesia pada Piala AFF U-16 sebelumnya adalah mencapai final turnamen 2013. Sementara Thailand masih berstatus pengoleksi gelar terbanyak bersama Vietnam dengan tiga gelar (2007, 2011, 2015).

Seperti dilansir Kompas, Kiper timnas U-16 Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, mengaku sangat bersyukur bisa membantu Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U-16 2018, Sabtu (11/8/2018).

Seusai laga final melawan Thailand, Ernando mengungkapkan kebahagiaannya dengan mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang selama ini mendukung dirinya dan timnas.

"Saya berterima kasih kepada semua suporter dan orang tua saya. Indonesia juara," kata Ernando saat diwawancarai Indosiar seusai laga.

Pada partai final, Ernando menjadi kunci kemenangan Indonesia. Ernando menunjukkan mental bertanding yang bagus saat pertandingan berlanjut ke babak adu penalti. Ernando mampu menepis dua tendangan pemain Thailand sehingga Indonesia bisa menang dengan skor 4-3.

Selama turnamen, Ernando menjadi pilihan utama pelatih Fakhri Husaeni untuk mengawal gawang Indonesia. Dari tujuh laga hingga partai final, posisi Ernando tidak tergantikan. Kepercayaan ini dibayar tuntas oleh penjaga gawang kelahiran Semarang 2 Februari 2002 ini. Dari lima laga di Grup A, Ernando hanya kebobolan tiga gol saat lawan Myanmar (1 gol) dan saat lawan Vietnam (2 gol).

Pada babak semifinal lawan Malaysia, gawang Ernando tidak kebobolan. Indonesia menang 1-0 pada laga tersebut. Kemudian pada laga final, gawang Ernando hanya kebobolan satu gol di waktu normal. Untuk diketahui, Ernando menimba ilmu sepak bolanya di SSB Bina Kalteng.

Kado Terindah bagi Indonesia
 Prestasi timnas U-16 Indonesia tidak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo.
Jokowi pun kemudian mengungkapkan rasa bangganya melalui media sosial Instagram.
 "Garuda Muda tak terbendung di lapangan hijau. Malam ini Tim Sepak Bola Nasional Indonesia menjuarai Piala AFF U-16 2018 dengan mengalahkan Thailand dalam laga mendebarkan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo," tulis Presiden Jokowi seperti dilansir bolasport.com.

"Selamat kepada para pemain dan pelatih. Gelar juara ini menjadi kado terindah bagi Indonesia menjelang peringatan Hari Kemerdekaan," tambah Jokowi.
 Kemenangan Skuat Garuda Asia menjadi kado terindah bagi hari peringatan kemerdekaan Indonesia ke-73.
Hari Ulang Tahun kemerdekaan Indonesia ke-73 akan diperingati pada 17 Agustus 2018 mendatang.

Kado Terindah bagi Bangsa Indonesia

Stasiun televisi PressTV mengabarkan, militer rezim Zionis Israel mengancam akan melakukan operasi militer terhadap Jalur Gaza dalam beberapa jam ke depan.


IRIB melaporkan, media-media Israel, Kamis (9/8) melaporkan, pejabat Tel Aviv saat ini tengah mengkaji kemungkinan pengosongan distrik Zionis di wilayah-wilayah yang dekat dengan Jalur Gaza.

TV Al Mayadeen mengutip media Israel mengumumkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Rabu (8/8) malam bertemu dengan Menteri Peperangan, Avigdor Lieberman untuk membahas putaran baru ketegangan di wilayah pendudukan.

Sehubungan dengan hal ini, Koordinator khusus perdamaian PBB di Timur Tengah, Nickolay Mladenov, Rabu malam memperingatkan eskalasi ketegangan terbaru di Jalur Gaza dan mengatakan, peningkatan eskalasi ketegangan di wilayah ini akan membawa dampak-dampak destruktif.
Mladenov menambahkan, untuk menghindarkan Gaza dari perang, PBB akan melanjutkan langkahnya guna menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan dan membantu mensukseskan upaya Mesir mewujudkan rekonsiliasi kelompok-kelompok Palestina.

Dalam dua hari terakhir, jet-jet tempur Israel beberapa kali membombardir sejumlah wilayah Jalur Gaza yang mengakibatkan tiga warga Palestina gugur dan sejumlah lainnya terluka.

Membalas serangan udara Israel itu, pasukan perlawanan Palestina meluncurkan sedikitnya 220 roket ke wilayah pendudukan.
Sumber : IRIB

Israel Ancam Gempur Jalur Gaza



PBB mendesak Myanmar untuk memperbaiki kondisi di Rakhine bagi pemulangan secara aman ratusan ribu pengungsi Rohingya dari Bangladesh dan memberikan jalur yang jelas untuk pemberian kewarganegaraan.


Seperti dilansir Reuters, Komisaris Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) dan Program Pembangunan PBB (UNDP) dalam pernyataan bersama, Rabu (8/8/2018) menyatakan mereka membutuhkan akses penuh ke Rakhine dan masih menunggu izin bagi staf internasional untuk ditempatkan di kota Maungdaw setelah permintaan diajukan pada 14 Juni lalu.

Pihak berwenang Myanmar belum memberikan jawaban atas permintaan tersebut.

PBB menandatangani sebuah kesepakatan dengan Myanmar pada awal Juni 2018, dengan tujuan memulangkan ratusan ribu warga Rohingya di Bangladesh ke daerah asal mereka di Rakhine dengan selamat.

Lebih dari 700.000 Muslim Rohingya melarikan diri dari Rakhine setelah penumpasan oleh militer Myanmar dan ekstremis Budha pada Agustus tahun lalu. PBB menyebut aksi penumpasan ini sebagai pembersihan etnis.

PBB Desak Myanmar Buka Jalan untuk Pemulangan Rohingya

AS menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, pada bulan Agustus 1945, tahap akhir Perang Dunia Kedua.
Dua operasi pengeboman yang menewaskan sedikitnya 129.000 jiwa ini merupakan penggunaan senjata nuklir masa perang untuk pertama dan terakhir kalinya dalam sejarah.


Peringatan ke-73 serangan bom atom AS ke kota Hiroshima diselenggarakan hari Senin pagi, 6 Agustus 2018 di kota ini.

Tanggal 6 Agustus 1945, sebuah pesawat pembom F-29 militer Amerika menjatuhkan sebuah bom atom ke kota Hiroshima, Jepang atas perintah Presiden Herry Truman. Tiga hari kemudian, bom atom kedua dijatuhkan ke atas rakyat kota Nagasaki, Jepang.

Mengenai peringatan tersebut, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Mohammad Javad Zarif dalam tweetnya menulis, "Hari ini, 6 Agustus 1945, AS menjadi negara pertama dan satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir. Setelah 73 tahun, AS –dengan senjata nuklir yang jauh lebih luas– menolak memusnahkannya dan menentang komitmen traktat NPT. Militerisme AS belum memudar. Sikap AS yang melecehkan kehidupan manusia berlanjut.

Negara Pertama yang Gunakan Bom Nuklir Adalah Amerika


SoboLangit.com Media Cina melaporkan bahwa perusahaan-perusahaan di negara itu tidak akan mematuhi sanksi sepihak Amerika Serikat terhadap Iran.
Surat kabar Global Times dalam sebuah laporan hari Selasa (7/8/2018) menulis, "Perusahaan Cina dapat mengatasi gelombang pertama sanksi sepihak AS terhadap Iran dengan memperluas penggunaan mata uang yuan dalam transaksi mereka."
Mantan Duta Besar China untuk Iran, Hua Liming mengatakan kepada Global Timesbahwa sanksi itu secara efektif akan menutup transaksi dolar dengan Iran, jadi Cina dan Iran harus mencari jalur baru pertukaran mata uang seperti penggunaan yuan.
"Perusahaan Cina dapat melewati sanksi dengan memperluas pembayaran dengan yuan, sebuah tren yang sudah terjadi dalam perdagangan Cina-Iran sebelum sanksi," jelasnya.
Pemerintah AS telah memberlakukan kembali sanksi industri otomotif, perdagangan emas dan logam mulia serta sanksi terkait dengan rial Iran mulai hari Selasa, 7 Agustus.
Semua sanksi AS akan berlaku efektif 5 November 2018. Ini termasuk sanksi yang menargetkan sektor energi Iran, termasuk transaksi yang terkait dengan minyak, serta transaksi oleh lembaga keuangan asing dengan Bank Sentral Iran

Hindari Sanksi AS, Perusahaan Cina Disarankan Gunakan Yuan


Saya mulai tulisan ini dengan sebuah cerita. Cerita yang mengandung harapan. Ketika pertama-tama menginjakkan kaki di Jakarta dan terdampar di bilangan Pasar Kebayoran lama.  Waktu itu adzan subuh sayup-sayup terdengar di antara hiruk-piku suara para pedagang. Saya menjumpai seorang sahabat yang bekerja sebagai pengupas kelapa. Dia hanya lulusan SMA, dan sudah bertahun-tahun menjadi pengupas kelapa. Kontraannya di Cipulir, dan setiap pagi sekitar pukul 03.00, dia sudah berangkat ke pasar.
Begitu saya sampai di lapak kelapanya, saya tak menjumpainya. Seorang pedagang bilang bahwa sahabat saya itu sedang pergi ke mushola yang ada di dalam pasar, untuk menunaikan sholat subuh. Saya menyusulnya sekaligus memenuhi panggilan subuh.
Bertahun lamanya tak bertemu, perjumpaan saya dengan sahabat sedikit haru. Usai sholat subuh, kami ngobrol sebentar di luar mushola. Cerita sana-sini hingga pada perkataannya yang masih terngiang-ngiang di telinga saya sampai sekarang, “Mushola ini kecil, tapi yang mau datang untuk sholat, jauh lebih kecil.”
“Sibuk melayani pembeli....?” saya coba bertanya.
Dan menjawablah dia, “Mungkin saja. Ah, seandainya bekerja tak melalaikan sholat. Saya tak mengeluh menjadi pedagang kelapa. Jikapun mengeluh, lebih baik saya mengadu kepada Allah. Bukankah sholat adalah kebutuhan? Jika kita butuh, kenapa kita abaikan?”

***

Perkataan sahabat saya itu terbukti. Atas nama pekerjaan, kesibukan, bahkan canda-tawa, tak sedikit orang lalai dari sholatnya. Saya bertanya sendiri, kenapa harus lalai terhadap suatu perkara yang menjadi kebutuhan sendiri? Jika api itu membakar, bukankah panasnya neraka bisa dinetralisir dengan sholat? Ada banyak perbuatan keji dan munkar, bukankah sholat dapat mencegahnya?
Maka, sekiranya ada orang menjalankan sholat, tetapi perilaku dan perbuatannya rusak dan menyimpang, pasti ada masalah pada diri orang itu, dan bukan yang salah adalah ajaran sholatnya. Malah, kitab suci menyebutkan, sungguh celaka bagi orang yang sholat! Kok bisa? “Karena hilang kekhusyukannya,” begitu argumen kitab suci.
Singkat kata,  sekiranya seorang muslim itu sibuk untuk memperbaiki dirinya sendiri yakni apakah hubungannya dengan Tuhan sudah mesra atau belum, maka tentu dia akan lalai untuk berbuat yang merusak dan menyimpang. Ada istillah “abdullah”, maknanya “hamba Allah”. Kita sering mengaku-aku sebagai “abdullah”, sebagai hamba Tuhan—Tetapi apakah kita yakin bahwa Tuhan mengakui punya hamba seperti kita? Jika yakin, dengan cara apa kita bisa mendapatkan keyakinan—bahkan jaminan—bahwa Tuhan punya hamba macam anda??
Anda yang dengan entengnya mencabik-cabik kepercayaan dan keyakinan orang lain atas nama anda wakil Tuhan dan hamba Tuhan—adakah bukti di tangan anda bahwa Tuhan punya wakil dan punya hamba macam anda?
Anda yang dengan mudahnya menyalah-nyalahkan, menyesat-sesatkan, memunafik-munafikkan orang lain—adakah jaminan yang sudah anda pegang dari Tuhan bahwa Tuhan memang merestui dan mengakui punya hamba macam anda?

***

Sungguh aneh perilaku sebagian muslim, khususnya di Jakarta saat ini. Gara-gara Pilkada,  surga di kapling seenak bokong sendiri. Sholatnya saja belum tentu diterima Allah, malah masjidnya diseret-seret untuk menista orang lain. Masjid dijadikan mimbar untuk menghujat dan mencaci orang lain. Masjid disegel spanduk untuk mencela orang lain.
Masjid dibatasi siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh menggunakannya seakan-akan Tuhan telah membubuhkan tanda-tangan-Nya  agar berbuat seperti itu!!!
Kalau sekedar mengaku-aku, anak kecil pun pandai mengaku yang paling benar, paling cantik, paling tampan. Mengaku sebagai hamba Tuhan tak menjamin Tuhan mengakui punya hamba macam pengakuanmu itu.  Terlebih, cahaya Tuhan telah menampakkan kebusukan jiwamu bahwa di balik semburan takbir yang muncrat dari bibirmu, di balik hujatan-makianmu, di balik aksi-aksi pembelaanmu atas nama Tuhan, sebenarnya kau gadaikan dirimu demi dan untuk kepentingan menjatuhkan orang lain demi kemenangan calonmu dan ngebulnya asap dapurmu....
Di Jakarta, Tuhan sejati  telah lama pergi.....

Penulis : Taufiqurrahman al-Azizy

****

Di Jakarta, Tuhan (semakin) Diusir dari Masjid-Masjid (hanya) Gara-Gara Pilkada