Mengeja Kemarahan
Cari Berita

Advertisement

Mengeja Kemarahan

malik
Jumat, 31 Agustus 2018


Sesungguhnya jika kita mau sadar, amarah hanya akan membawa kerugian bagi pelakunya. Seseorang yang hanya menuruti nafsu amarahnya adalah ibarat orang yang sedang berjalan menuju jurang yang akan menjatuhkannya dan menghancurkan dirinya. Alangkah buruknya tatkala penyesalan itu datang setelah didapati dirinya hancur dan remuk, entah itu disebabkan karena kemarahannya telah menciderai orang lain atau kemarahannnya itu telah menciderai dirinya sendiri.
Bahkan dari sisi kesehatan seseorang yang selalu menuruti nafsu amarahnya akan pula mendatangkan penyakit bagi tubuh fisiknya. Sebagai contoh adalah beberapa dampak sebagaimana yang telah dilansir oleh Boldsky, yakni:

1.      Stres

Efek setelah marah adalah stres. Setelah kemarahan kita mereda, kita akan mengalami stres dan stres dapat menyebabkan penyakit serius seperti diabetes, depresi, tekanan darah tinggi dan penyakit Jantung.

2.      Penyakit jantung

Kemarahan dapat memicu debaran jantung yang lebih cepat. Jika kita  cepat marah, detak jantung kita akan terus meningkat dan akhirnya rentan terserang stoke.

3.      Gangguan tidur

Ketika kita marah, hormon akan bergejolak di dalam tubuh kita. Itulah mengapa risiko kesehatan terburuk dari kemarahan adalah gangguan tidur. Jika tubuh kita tidak mendapatkan istirahat, kita bisa menjadi sasaran empuk bagi banyak penyakit. Sulit tidur bahkan dapat membuat kita jadi gila.

4.      Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi dapat disebabkan banyak hal dan kemarahan merupakan salah satu penyebab utamanya. Ketika Kita marah, tekanan darah Kita akan meningkat. Hal ini bisa menyebabkan banyak kerusakan pada jantung Kita.

5.      Masalah pernapasan

Marah juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti asma. Seseorang akan merasa sulit bernapas ketika ia marah. Kemarahan juga dapat memicu serangan asma dan membuat napas seseorang terengah-engah.

6.      Sakit kepala

Ketika kita marah, pembuluh darah di otak akan berdenyut liar. Hal ini dapat memicu rasa sakit di kepala. Cobalah untuk tenang segera, jika kita merasa nyeri di kepala kita karena dipicu oleh perasaan marah.
7.      Serangan jantung
Serangan jantung sering terjadi, jika seseorang menjadi sangat emosional, bersemangat atau marah. Kemarahan adalah salah satu penyebab paling berbahaya yang dapat memicu serangan jantung. Itulah sebabnya pasien jantung dilarang untuk terlalu sering mengekspresikan kemarahan mereka.

8.      Stroke
Stroke otak terjadi ketika satu atau lebih pembuluh darah di otak pecah.
Hal ini dapat terjadi seketika kemarahan membuat tekanan darah kita naik sangat tinggi.
Stroke otak dapat membunuh kita atau melumpuhkan kita seketika.


Ini adalah akibat-akibat buruk dari amarah bagi diri kita sendiri. Dan seperti yang sudah sedikit saya singgung, akibatnya bukanlah bagi diri kita saja melainkan akan mendatangkan kerugian juga bagi orang lain. Benarlah jika ada yang mengatakan bahwa kemarahan menyebabkan kerusakan-kerusakan yang merugikan individu-individu dan masyarakat secara fisik dan mental, serta secara material dan moral. Lebih jauh lagi bahwa kemarahan sering melukai perasaan-perasaan manusia, membebani jiwa-jiwa manusia dengan perasaan kebencian, dan menghancurkan pilar-pilar hubungan kasih-sayang.
Sebuah pertanyaan yang patut direnungkan, kenapakah masih banyak orang beragama dengan kemarahan?